Perusahaan yang ingin beroperasional kembali dalam masa New Normal ini harus menyesuaikan SOP operasional mereka dengan standar protokol New Normal. Perusahaan dengan volume besar dan mobilitas tinggi berpotensi terjangkit dengan penularan yang cepat. Kurangnya kesiapan Perusahaan dalam New Normal akan menjadi salah satu faktor dari munculnya klaster baru COVID-19. Salah satu klaster baru di bulan Agustus 2020 ini adalah klaster Pabrik LG Electronics di Cikarang, Jawa Barat. Perusahaan asal Korea Selatan ini menghentikan kegiatan produksinya sekitar 9-14 hari sejak tanggal 24 Agustus 2020. Saat dilakukan pelacakan ditemukan 238 karyawan yang terjangkit COVID-19. Hal ini diketahui setelah adanya salah seorang karyawan yang meninggal dan dinyatakan positif COVID-19 (dilansir dari TEMPO.CO dan KOMPAS.com).


Akibat dari hal tersebut, perusahaan harus menutup sementara kegiatan produksi di Pabrik, dan berimbas pada kerugian yang ditaksir hingga jutaan dollar (dilansir dari CNBC Indonesia). Penyebaran COVID-19 dalam perusahaan dapat ditekan dengan penaganan yang tepat dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Banyaknya volume karyawan akan mengakibatkan sulitnya pemantauan kedisiplinan dalam penerapan protokol New Normal dalam Perusahaan.

Sumber : https://bisnis.tempo.co/read/1379659/238-pekerja-positif-covid-19-pabrik-lg-di-cikarang-berhenti-produksi-9-hari/full&view=ok

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200826201151-4-182275/pabrik-lg-rugi-jutaan-dolar-gegara-jadi-klaster-covid-19

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/08/25/19195651/terpapar-covid-19-kantor-lg-electronics-di-cikarang-ditutup-sementara-600?page=all

Categories: ibeacon news

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *